Es Coret, Es Teler, Es Oyen, Es apalagi?
Apalah arti sebuah nama? Begitu kata pepatah. Kalo kita bahas di segi Marketing Communication, ini sangat berarti. Bahkan nama bisa menjadi suatu soul tersendiri (terutama dalam hal branding) untuk produk/perusahaan.
Teringat pengalaman makan es coret. Begitu pertama kali mendengar apa itu es coret? Langsung awareness di otak ini meningkat. Begitu pula pertama kali datang ke Bandung, mendengar banyak istilah jajanan yang aneh-aneh, dari Es Oyen, Es Doger, Es Goyobod, sampe Cimol. Alamak jenis makanan apa itu? Walau tertipu dengan cerita es coret, namun ini menginspirasi untuk menulis tentang nama produk.
Jajanan di Indonesia ini terkadang dinamai dengan hal-hal yang lucu/aneh, bahkan ada beberapa yang tidak memiliki arti, namun karena terdengar lucu jadi memiliki awareness yang tinggi di masyarakat.
Lantas bagaimana? Pintarlah dan cerdiklah memilih nama produk, terkadang ’sedikit ndeso’ malah lebih menguntungkan. Kalau kata tukul “Biarlah Orang Ndeso, tapi Rejeki Kuto”.

Ada juga nama2 laen kayak roti Boy, roti si Unyil
Namanya simpel dan mengena. Awareness berjalan dengan baik
deniar
September 9, 2007 at 4:07 pm
Semakin aneh, semakin dapat awareness dari masyarakat. di Jakarta ada Soto Gebrak (atau Gubrak ya?).
greatwaytosell
September 12, 2007 at 7:52 am