Es Coret, Es Teler, Es Oyen, Es apalagi?
Apalah arti sebuah nama? Begitu kata pepatah. Kalo kita bahas di segi Marketing Communication, ini sangat berarti. Bahkan nama bisa menjadi suatu soul tersendiri (terutama dalam hal branding) untuk produk/perusahaan.
Teringat pengalaman makan es coret. Begitu pertama kali mendengar apa itu es coret? Langsung awareness di otak ini meningkat. Begitu pula pertama kali datang ke Bandung, mendengar banyak istilah jajanan yang aneh-aneh, dari Es Oyen, Es Doger, Es Goyobod, sampe Cimol. Alamak jenis makanan apa itu? Walau tertipu dengan cerita es coret, namun ini menginspirasi untuk menulis tentang nama produk.
Jajanan di Indonesia ini terkadang dinamai dengan hal-hal yang lucu/aneh, bahkan ada beberapa yang tidak memiliki arti, namun karena terdengar lucu jadi memiliki awareness yang tinggi di masyarakat.
Lantas bagaimana? Pintarlah dan cerdiklah memilih nama produk, terkadang ’sedikit ndeso’ malah lebih menguntungkan. Kalau kata tukul “Biarlah Orang Ndeso, tapi Rejeki Kuto”.
Alasan blog ini ditulis
Mengawali tulisan di blog ini, tidak langsung aku tulis artikel tentang marketing. Tetapi akan aku jelaskan mengapa sampai perlu memisahkan tulisan ke dalam blog ini, tidak disatukan dalam blog-ku.
Kita semua tahu pentingnya arti Brand. Apalagi kalau sudah menyangkut Marketing Yourself, Personal Image (Brand) akan menjadi vital. Di blog lamaku aku menulis banyak hal. Mulai dari daily activitiy, self development, marketing, internet, computer, programming, disain, fosma, motivasy, youth, dan lain-lain. Memang bagus orang bisa punya banyak pengetahuan dan skill. Namun aku sadar (setelah mengikuti preview 8 profile dari Roger Hamilton) Personal Image (Brand) ini adalah seperti jati diriku. Ketika aku mengetes ke beberapa orang di sekitarku, tolong sebutkan satu kata yang menggambarkan diriku. Ada yang menjawab mulai dari disain, intrnet, jago program, marketing, sekjend fosma, sampai playboy/narcis (maaf).
Ini menjadi kendala ketika aku tahu profile-ku adalah star menurut teori Roger Hamilton, aku harus punya satu brand. Akhrinya setelah aku analisis dan rasakan ada 3 hal yang harusnya bisa menggambarkan diriku kalau orang disuruh mengingat aku disain, internet, marketing. Jadi inilah latar belakang mengapa aku sampai perlu membuat blog baru greatwaytosell.
Ini adalah salah satu strategi memberikan awareness kepada orang-orang bahwa brand aku di 3 hal yaitu: disain, internet, dan marketing. Bahkan sudah terpikir strategi diriku untuk memiliki gadget untuk keperluan koneksi dengan internet (bahkan sampai memilih provider GSM yang tepat dalam koneksi internet). Sampai aku memprioritaskan membeli buku-buku dan mengikuti pelatihan/seminar yang menyinggung 3 hal tersebut.
Brand Yourself, It’s the great way to sell yourself. It’s My Power as a Star.
